Saat tampil di Stadion Atletik, Clark, Minggu (8/12/2019), Maria memastikan medali emas dengan lompatan sejauh 6,47 meter. Itu dibukukannya dalam lompatan terakhir dari enam percobaan yang selalu berhasil.
Di nomor tersebut, medali perak direbut oleh wakil Thailand, Parinya Chuaimaroeng, dengan lompatan terbaik 6,23 meter. Sementara itu, perunggu menjadi milik wakil Vietnam, Mong Mo Vu Thing, dengan lompatan 6,16 meter.
Emas Maria menjadi emas ketiga atletik Indonesia di SEA Games. Dua emas sebelumnya dipersembahkan oleh Agus Prayogo dari maraton putra dan Sapwaturrahman dari lompat jauh putra. Itu sekaligus menjadi koleksi emas Indonesia ke-66 di SEA Games 2019.
Selain emas, Indonesia juga mendapatkan perak dan perunggu hari ini. Perak didulang oleh Agustina dari lari 1.500 meter putri.
Agustina mendapatkan perak setelah mencatatkan waktu 4 menit dan 22,60 detik. Dia kalah dari pelari Vietnam, Nguyen Thi Oanh yang finis dengan waktu 4 menit dan 17,31 detik. Perak juga menjadi milik pelari Vietnam, Phuong Anh Khuat yang finis 6,160 detik dari pemilik emas.
Sementara itu, perunggu diamankan oleh Odekta Elvina Naibaho di nomor 10.000 meter. Dia finis ketiga di belakang dua pelari Vietnam, Thi Hue Pham dan Hong Le Pham Thi.
Peraih emas Thi Hue mencatatkan waktu 36 menit dan 23,44 detik untuk menyelesaikan lintasan. Adapun pemillik perak Hong Lee finis 8,800 detik do belakangnya.
Odekta mencapai garis finis dengan waktu 36 menit dan 42,28 detik. Di peringat keempat bertengger Triyaningsih dengan catatan waktu 37 menit dan 54,18 detik.
Jakarta, CNN Indonesia — Enam tahun setelah seri pertama, kisah petualangan kakak beradik Elsa dan Anna berlanjut lewat filmFrozen 2.
Masih diarahkan sutradara Jennifer Lee dan Chris Buck, kisah ini dibuat dengan latar musim gugur, tiga tahun setelah kejadian dalam seri yang pertama kali dirilis pada 2013 silam.
Perkembangan masing-masing karakter cukup kentara seiring pertumbuhan diri mereka. Dengan cerita yang lebih kompleks, Frozen 2 berhasil dikemas menjadi sebuah sekuel yang memenuhi ekspektasi dan menghibur.
Sepeninggal kepergian ayah dan ibunya, Elsa (disuarakan Idina Menzel) dan Anna (Kristen Bell) kini hidup ditemani si boneka salju Olaf (Josh Gad) serta Kristoff (Jonathan Groff) dan si rusa kutub Sven di Istana Arendelle.
Kisah dibuka dengan ingatan masa lalu Elsa akan kenangan bersama ayah dan ibunya kala diceritakan tentang hutan ajaib yang menghilang.
Kisah dibuka dengan ingatan masa lalu Elsa akan kenangan bersama ayah dan ibunya kala diceritakan tentang hutan ajaib yang menghilang. (Dok. Disney)
Hingga suatu kali, Elsa mendengar suara yang ia duga berkaitan dengan misteri keberadaan hutan ajaib. Dia terus dihantui sampai kemudian berusaha menelusuri sumber asal suara tersebut.
Namun, upaya Elsa justru menjadi petaka. Ia malah membangkitkan roh-roh dari hutan ajaib yang marah sampai kehidupan di Arendelle pun terancam kembali karenanya.
Merasa menjadi penyebab masalah, Elsa memutuskan mencari jalan menuju hutan ajaib demi menyelamatkan Arendelle seorang diri.
Namun, aksi itu dicegah oleh sang adik, Anna yang tak mau lagi kehilangan Elsa. Mereka pun akhirnya pergi bersama, ditemani Olaf, Kristoff, dan Sven.
Dalam perjalanan tersebut, Elsa tak hanya menelusuri akar permasalahan yang terjadi antara Arendelle dan hutan ajaib. Namun ia juga menemukan penyebab yang sesungguhnya atas kematian orangtua mereka sampai sumber kekuatan yang dimiliki.
Lika-liku perjalanan dalam Frozen 2 bukan hanya menguak misteri yang tak terjawab di seri pertamanya, tapi juga menjadi sebuah gambaran proses pendewasaan dan pencarian jati diri dari masing-masing karakter.
Elsa dan Anna, bersama Olaf, Kristoff, dan Sven berpetualang bersama mencari jawaban soal hutan ajaib. (Dok. Disney)
Olaf contohnya. Ia dengan polos merasa gelisah saat berpikir akan tumbuh dewasa. Ia menganggap menjadi dewasa membuat hal-hal magis tak lagi masuk akal.
Elsa menjadi pribadi yang lebih percaya diri atas segala tindakan yang dilakukan. Seiring berjalannya waktu, dia berusaha memahami situasi dan mengendalikan diri terlebih dahulu dalam menghadapi masalah.
Namun yang paling utama, Elsa pada akhirnya bisa menerima perbedaan dalam diri dengan kekuatan yang dimiliki.
Sementara Anna, ia terlihat cukup berlebihan di awal karena ketakutan akan sikap sang kakak yang merasa bisa mengatasi sendiri segala sesuatu.
Namun, kali ini dia juga digambarkan mampu mempertimbangkan dampak saat menentukan sikap dan keputusan.
Pribadi karakter-karakter utama itu pun terbentuk atas peristiwa-peristiwa yang telah mereka lalui. Penonton, khususnya penonton Frozen pertama, seolah juga ikut diajak tumbuh berkembang bersama karakter dalam film tersebut.
Bila diperhatikan seksama, pola alur cerita yang ditawarkan Frozen 2 tak jauh berbeda dari pendahulunya. Hal itu cukup terlihat pada penempatan adegan musikal hingga proses Elsa berganti gaun.
Namun yang perlu digarisbawahi, film ini disuguhkan dalam kemasan yang lebih segar.
Tingkah dan humor Olaf sukses menjadi daya tarik utama, bahkan bisa dikatakan lebih menghibur dari yang pertama.
Soal animasi dan sinematografi sudah tak diragukan. Gambar-gambar cantik memanjakan mata sepanjang film. Gaun Elsa di sekuel ini pun menjadi sorotan tersendiri.
Belum lagi, lagu-lagu tema yang tak kalah membekas dan memiliki ‘kekuatan’ seperti seri pertamanya. Ragam genre musik pun menjadi warna baru yang ditawarkan sekuel ini.
Secara umum, Frozen 2 menjadi sebuah sekuel yang membuat hati riang dan mampu membuat penonton menikmati setiap hal magis yang tersuguh.
Frozen 2 menjadi hiburan yang sayang untuk dilewatkan bersama keluarga. Meski cerita terasa lebih ke proses pendewasaan diri, tapi tampaknya sekuel ini masih bisa diterima dan dinikmati oleh penonton anak-anak.
TABLOIDBINTANG.COM – Setelah Cinta Luar Biasa, Hanya Rindu, Nyaman, Andmesh masih punya lagu lain yang tampaknya akan kembali jadi hit. Judulnya Kumau Dia. Baru kemarin diunggah ke Youtube, video lagu Kumau Dia sudah ditonton lebih dari dua juta kali.
Akankah lagu Kumau Dia milik Andmesh akan menyamai kesuksesan lagu-lagu sebelumnya? Kita lihat saja nanti. Saat ini Andmesh boleh disebut sebagai penyanyi solo yang sukses. Suara khas Admesh juga berperan banyak dalam kesuksesan lagu-lagunya.
Berikut lirik lagu Kumau Dia-Andmesh
Kuharap semua ini bukan sekedar harapan Dan juga harapan ini bukan sekedar khayalan
Biarkan ‘ku menjaganya sampai berkerut dan putih rambutnya Jadi saksi cintaku padanya
Tak main-main hatiku Apapun rintangannya kuingin bersama dia
Kumau dia, tak mau yang lain Hanya dia yang slalu ada, kala susah dan senangku Kumau dia, walau banyak perbedaan Kuingin dia bahagia hanyalah denganku
Nilai-nilai karakter Tapak Suci bisa terlihat dalam falsafah pencak silat.
Falsafah pencak silat disimbolkan dengan senjata Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) berupa Trisula yang ujungnya tiga runcing. Filosofi Trisula bahwa pencak silat memiliki unsur seni, beladiri dan olahraga, dan gagangnya mewakili unsur mental-spiritual. Unsur seni menampilkan gerakan silat sarat dengan keindahan. Unsur beladiri berfungsi untuk melindungi diri atau orang lain dari gangguan atau kejahatan dari pihak lain. Unsur olahraga bahwa pencak silat bertujuan untuk kesehatan tubuh (badan). Sementara unsur mental spiritual bahwa pencak silat mampu membentuk kepribadian manusia yang baik, berbudi pekerti, tidak sombong dan peduli dengan orang lain.
Pola keseimbangan unsur pencak silat tersebut seiring dengan ajaran ilmu beladiri Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Hal ini bisa dilihat dari tata cara upacara tradisi Tapak Suci, makna lambang, ikrar siswa hingga motto perguruan. Motto perguruan yang berbunyi “Dengan Iman dan Akhlak saya menjadi kuat, Tanpa Iman dan Akhlak saya menjadi Lemah” menyimpan kekuatan supranatural (power of God) dalam diri pesilat Tapak Suci. Makna iman meliputi rukun iman sebanyak enam butir. Sedangkan akhlak sama dengan budi pekerti, perangai, tingkah laku yang terpuji.
Ajaran Tapak Suci seperti ini membuat perguruan silat modern ini mengembangkan nilai-nilai keislaman dalam dunia persilatan yang memperhatikan aspek mental spiritual, namun tetap memperhatikan kekuatan fisik, ketrampilan teknik dan taktik dalam bertarung. Pola ini yang ditekankan dalam pembinaan dan melatih atlet, meliputi aspek fisik, teknik, taktik dan mental.
Kepribadian identik dengan karakter, watak, tabiat atau perilaku yang dimiliki oleh seseorang. Kepribadian yang terpancar dari seorang pesilat, khususnya Tapak Suci memiliki kekhasan tersendiri. Pesilat Tapak Suci tidak boleh sombong, tetapi harus percaya diri dan terbuka (jujur), suka berteman tapi menjauhi permusuhan dan prasangka. Memiliki motivasi berprestasi dan belajar, namun tidak emosional, stress, cemas, agresif dalam menghadapi situasi tertentu.
Tempaan dalam pendidikan pencak silat, khususnya mereka yang terbiasa naik turun panggung pertandingan, akan membentuk karakter yang kuat terhadap atlet tersebut. Mereka akan biasa hidup rendah stress, cemas atau emosional dan motivasi rendah apalagi putus asa. Selama ini mereka terbiasa dalam latihan yang penuh “tekanan”, baik selama proses latihan maupun dalam menghadapi lawan tanding. Kebiasaan ini akan membentuk kepribadian pesilat tersebut dalam menjalani kehidupan diluar arena.
Terbentuknya kepribadian pesilat yang tangguh sehingga meraih puncak prestasi tentu membutuhkan proses waktu dan pola pembinaan yang terarah. Problem yang paling sulit dihadapi atlet adalah ketika kecemasan menderanya sebelum pertandingan dimulai. Kecemasan ini jika tidak bisa diatasi maka akan menurunkan motivasi tetapi melahirkan ketegangan psikis atlet. Disinilah perlunya rileksasi dan berfikir positif. Karena puncak prestasi akan tercapai jika ada keseimbangan fisik dan psikis.
Peran Tapak Suci dan Pembentukan Karakter
Sejak awal berdiri Tapak Suci sudah menempatkan diri sebagai perguruan silat yang bebas tahayul bid’ah dan khurafat (TBC). Komitmen ini terbangun sejak beladiri besutan kakak beradik Ahmad Wahab dan Ahmad Dimyati ini bergabung secara resmi dengan Muhammadiyah. Sejak itu segala bentuk jurus, gerak dan sepak terjang Tapak Suci jauh dari hal-hal yang bertentangan dengan syariat Islam. Konsep itu tertuang dalam kurikulum dan materi keilmuan Tapak Suci, misalnya dalam makna logo/lambang perguruan, tata cara upacara pembukaan dan penutupan latihan, janji siswa dan motto perguruan.
Bunyi janji siswa Tapak Suci yaitu :
Ikrar Anggota
TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH
1. Setia menjalankan ibadah dengan ikhlas karena Allah semata
2. Mengabdi kepada Allah, berbakti kepada bangsa dan negara, serta membela keadilan dan kebenaran.
3. Menjauhkan diri dari segala perangai dan tingkah laku yang tercela.
4. Mencari perdamaian dan kasih sayang serta menjauhi perselisihan dan permusuhan.
5. Patuh dan taat kepada peraturan-peraturan serta percaya kepada kebijaksanaan pimpinan.
6. Dengan IMAN dan AKHLAQ saya menjadi kuat, tanpa IMAN dan AKHLAQ saya menjadi lemah.
Laa hawla wa laa kuwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adzhiim
Ikrar anggota Tapak Suci Putera Muhammdiyah tersebut mengandung nilai-nilai karakter yang mulia bagi anggota beladiri tersebut. Makna yang mendalam terlihat dalam ikrar poin keenam, yang merupakan motto perguruan beladiri ini yaitu Dengan Iman dan Akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah. Laa hawla wa laa kuwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adzhiim
Tapak Suci sebagai ilmu beladiri Indonesia berada di bawah naungan Muhammadiyah memiliki dua kekuatan “jimat”. Jimat tersebut adalah kekuatan iman dan akhlak sebagai moto perguruan pencak silat asal Yogyakarta tersebut. Secara lengkap Tapak Suci menuliskan, “Dengan iman dan akhlah saya menjadi kuat. Tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah.”
Tapak Suci Putera Muhammadiyah sebagai perguruan pencak silat berbasis Islam memiliki peran penting dalam pembentukan karakter siswa. Karakter mulia yang mengakar kuat pada siswa pada gilirannya nanti akan menjadi generasi tanggung umat Islam. Proses pembentukan karakter siswa Tapak Suci tidak lepas dengan konsep, tradisi, materi dan keilmuan beladiri yang dimiliki Tapak Suci. Implementasi tersebut dilakukan secara terus menerus, sistemik dan masif kepada peserta didik Tapak Suci khususnya di lembaga pendidikan formal.
Tantangan kegiatan Tapak Suci dalam pendidikan formal kedepan adalah bagaimana model, metode dan pendekatan pembelajaran pencak silat harus bisa adaptasi dengan kurikulum nasional yang sudah ada. Hal ini perlu mengingat ada beberapa sisi perbedaan dalam pendekatan metode pembelajaran beladiri dengan pembelajaran mata pelajaran umumnya. Namun demikian sebagai sebuah kurikulum Tapak Suci bisa diharapkan sebagai instutusi yang mampu mencentak karakter siswa.
Pendidikan karakter tidak melulu merupakan tugas dari sekolah, tetapi menjadi tugas semua pihak baik itu keluarga, tokoh masyarakat dan pihak lainnya. Perguruan Seni Beladiri Tapak Suci Putera Muhammadiyah sebagai pencak silat bernafaskan Islam memiliki peran penting dalam pendidikan karakter siswa.
Dalam pembelajaran kurikulum Tapak Suci baik tersurat maupun tersirat ada aktifitas jasmani yang mendorong dan menuntut siswa untuk bersikap sportif, jujur, bekerja sama, saling menghormati, sabar, kerja keras, percaya diri, mandiri, disiplin, dan patuh pada aturan-aturan yang telah ditetapkan.
Sebagai beladiri Islam Tapak Suci memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter generasi muda Islam. Terlebih perguruan silat ini tumbuh dan berkembang banyak dilingkungan pendidikan, mulai sekolah, pondok pesantren hingga kampus-kampus. Baik melalui kegiatan ekstrakuriluler (diluar jam pelajaran) maupun masuk dalam program muatan lokal (ekskul wajib dalam jam pelajaran).