5 Resep Masakan Indonesia Tradisional, Cocok untuk Hidangan Sehari-hari

Resep Masakan Indonesia Tradisional

Liputan6.com, Jakarta Indonesia sangat kaya dengan keanekaragamannya. Setiap bagian wilayah yang ada di Indonesia memilki sesuatu yang khas. Hal ini membuat kamu bisa dengan mudah menemukan perbedaan dari setiap daerahnya. Salah satu perbedaannya adalah masakan Indonesia tradisional. Pada masakannya memiliki resep masakan Indonesia tradisional yang sangat khas.

Ya, pada resep masakan Indonesia tradisional ini kerap menggunakan aneka rempah-rempah dalam campurannya. Maka tak heran kalau masakan Indonesia tradisional memiliki cita rasa yang sangat khas dan menggiurkan. Biasanya masakan Indonesia tradisional ini bisa ditemukan di rumah makan atau restoran khusus yang menyediakan masakan daerah.

Jadi buat yang ingin mencobanya, bisa sesekali berkunjung ke warung makan tersebut. Namun, buat di daerah kamu yang tak tersedia rumah makan yang menyediakan masakan tradisional tersebut, kamu bisa membuatnya sendiri di rumah. Tak sulit untuk membuat masakan Indonesia tradisional ini. Kamu hanya perlu menyiapkan dan mengikuti panduan resep masakan Indonesia tradisional.

Kini panduan resep masakan Indonesia tradisional sudah banyak disediakan di berbagai media, baik cetak ataupun online. Berikut Liputan6.com, Kamis (22/8/2019) juga telah merangkum beberapa resep masakan Indonesia tradisional yang cocok dijadikan sebagai sajian sehari-hari.

Resep Rendang Khas Padang

Resep Masakan Indonesia Tradisional

Resep masakan Indonesia tradisonal yang sudah sangat terkenal adalah rendang khas Padang. Rendang Padang merupakan salah satu jenis makanan nusantara yang sangat terkenal di Indonesia bahkan mancanegara karena kenikmatan cita rasanya.

Memiliki tekstur daging yang lembut dan bumbunya yang khas, membuat sajian ini sangat nikmat dan menggiurkan. Apabila kamu tertarik untuk membuat sajian rendang khas Padang, berikut resep masakan Indonesia tradisional rendang yang bisa kamu coba sendiri di rumah.

Bahan-bahan:

– 1,5 kg daging sapi,

– 2 liter santan yang dibuat dari 2 butir kelapa tua.

Bumbu rempah rendang Padang:

– 4 lembar daun jeruk purut,

– 2 batang serai yang sudah dimemarkan,

– 2 lembar daun kunyit yang diikat,

– 2 cm asam kandis.

Bumbu halus rendang Padang:

– 100 gram cabe merah besar,

– 100 gram cabe merah keriting,

– 12 butir bawang merah,

– 6 siung bawang putih,

– 3 cm kunyit yang sudah dibakar,

– 5 butir kemiri,

– 2 cm jahe yang sudah dibakar,

– 2 cm lengkuas,

– 2 sendok teh garam,

– 1 sendok teh jintan yang sudah disangrai,

– 1/2 sendok makan ketumbar,

– 1/2 sendok teh pala,

– Penyedap rasa secukupnya.

Cara membuat rendang Padang:

1. Potong-potong daging sapi yang sudah dibersihkan sesuai selera. Namun jangan terlalu kecil, agar daging tak mudah hancur.

2. Masukkan santan ke dalam wajan besar bersama dengan serai, bawang merah, asam, dan daun kunyit. Masak dan aduk terus sampai santan mendidih, pastikan santan tidak pecah.

3. Setelah mendidih, masukkan bumbu halus dan aduk sesekali lalu masak lagi selama 20-30 menit.

4. Jika santan terlihat sudah berminyak, masukkan potongan daging kemudian masak menggunakan api kecil sampai santan mengental, mengering, dan bumbu meresap ke dalam daging.

5. Masak terus sampai daging menjadi empuk sambil terus diaduk agar bagian bawah tidak gosong.

6. Setelah matang, angkat rendang dan dinginkan.

7. Rendang Padang siap disajikan bersama dengan nasi hangat.


Resep Soto Khas Betawi

Resep Masakan Indonesia Tradisional

Soto Betawi merupakan salah satu masakan tradisional Indonesia yang sudah sangat populer. Meskipun soto Betawi sama dengan jenis soto pada umumnya, namun bedanya hanya pada kuahnya.

Karena soto khas Betawi ini menggunakan campuran santan dan susu di dalamnya, sehingga menghasilkan cita rasa tersendiri. Berikut resep masakan Indonesia tradisional soto Betawi yang bisa kamu sajikan untuk hidangan sehari-hari.

Bahan-bahan:

– 500 gram daging sapi,

– ½ butir kelapa, parut dan ambil santannya (santan kental),

– 3 butir telur rebus,

– 3 buah kentang rebus,

– 2 buah tomat,

– 1 batang daun bawang, yang diiris-iris kecil,

– 1 ruang lengkuas,

– 1 batang sereh, yang dimemarkan,

– 3 lembar daun jeruk,

– Garam dan gula secukupnya.

– Jeruk nipis secukupnya,

– Bawang goreng secukupnya.

Bumbu soto Betawi yang dihaluskan:

– 5 siung bawang merah,

– 3 siung bawang putih,

– 5 buah kemiri,

– 1 cm kunyit, bakar sebantar agar harum,

– 1 cm jahe.

Cara membuat soto Betawi:

1. Rebus daging sapi hingga empuk dengan menggunakan 2 liter air. Setelah empuk, potong daging sesuai selera. Jangan membuang kaldu rebusan daging.

2. Panaskan minyak sedikit untuk menumis bumbu yang sudah dihaluskan tado sampai mengeluarkan aroma yang harum. Setelah wangi tercium, daging yang sudah dipotong-potong tadi campurkan ke dalam tumisan bumbu tersebut.

3. Saat sedang menumis, daging dan bumbu diaduk hingga merata. Kemudian tambahkan dengan lengkuas, sereh, daun jeruk, garam, dan gula secukupnya.

4. Setelah tumisan bumbu dan daging selesau, masukkan ke dalam kaldu rebusan daging yang tadi.

5. Tambahkan santan dan aduk-aduk sesering mungkin. Masak hingga kuah kaldu tadi menyusut dan daging menjadi empuk.


Resep Rawon Khas Jawa Timur

Resep Masakan Indonesia Tradisional

Rawon merupakan masakan Indonesia berupa sup daging berkuah hitam sebagai campuran bumbu khas yang menggunakan kluwek. Rawon merupakan masakan khas Jawa Timur, tetapi masakan ini juga sudah dikenal oleh masyarakat Jawa Tengah dan lainnya.

Bumbu pada kuah supnya sangat khas Indonesia, pasalnya ada berbagai macam campuran rempah-rempah di dalamnya. Buat kamu yang ingin mencoba sajian rawon ini, berikut resep masakan Indonesia tradisional rawon yang bisa kamu coba sendiri di rumah.

Bahan-bahan:

– 600 gram daging sapi yang agak berlemak,

– 1,5 liter air,

– 5 lembar daun jeruk,

– 3 batang serai yang sudah dimemarkan,

– 3 cm lengkuas yang sudah dimemarkan,

– 2 lembar daun salam,

– 3 sendok makan minyak untuk menumis.

Bahan untuk bumbu rawon:

– 5 butir bawang merah,

– 3 siung bawang putih,

– 4 buah keluwak tua yang sudah dikukus dan diambil isinya,

– 4 buah cabe merah,

– 2 batang daun bawang yang sudah dipotong-potong,

– 2 butir kemiri,

– 2 cm jahe,

– 2 cm kunyit,

– 2 sendok teh garam,

– 1 sendok teh ketumbar,

– 1 sendok teh terasi matang.

Pelengkap untuk rawon:

– Kerupuk udang,

– Tauge pendek secukupnya,

– Telur asin secukupnya,

– Sambal secukupnya.

Cara membuat rawon:

1. Masak daging dengan serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas sampai matang dan empuk.

2. Setelah matang, angkat daging dan potong kecil.

3. Saring air rebusan, sisihkan ampasnya, dan didihkan lagi bersama potongan daging.

4. Panaskan minyak, tumis bumbu yang sudah dihaluskan bersama dengan daun bawang sampai tercium wangi dan matang.

5. Angkat tumisan bumbu, kemudian masukkan ke dalam kaldu dan daging. Masak kembali menggunakan api kecil sampai mendidih.

6. Tuangkan rawon ke dalam mangkok, beri tauge.

7. Sajikan rawon dengan nasi hangat, telur asin, dan sambal pedas.


Resep Ayam Taliwang Lombok

Resep Masakan Indonesia Tradisional

Ayam Taliwang merupakan makanan khas Pulau Lombok dari Kampung Karang Taliwang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat yang berbahan dasar daging ayam. Daging ayam yang disajikan berasal dari ayam kampung muda yang dibakar kemudian dibumbui dengan semacam saus yang bahannya antara lain cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi goreng, kencur, gula merah, dan garam.

Makanan ini biasanya disajikan bersama makanan khas Lombok yang lain, misalnya plecing kangkung. Apabila penasaran, kamu bisa mencoba membatnya sendiri di rumah. Berikut resep masakan Indonesia tradisional ayam taliwang Lombok.

Bahan-bahan:

– 1 ekor ayam kampung yang sudah dicuci bersih,

– 2 sendok teh air jeruk nipis,

– 2 sendok makan minyak goreng.

Bahan untuk bumbu halus ayam taliwang:

– 10 butir bawang merah,

– 5 buah cabai merah,

– 5 siung bawang putih,

– 5 cm kencur,

– 4 buah cabai rawit,

– 2 buah tomat,

– 2 sendok teh gula merah,

-1 sendok teh terasi,

– 1 sendok makan garam,

-7 sendok makan minyak untuk menumis.

Cara membuat ayam taliwang:

1. Tumis bumbu halus yang sudah dibuat sampai tercium wanginya. Setelah itu tambahkan air perasan jeruk nipis. Kemudian angkat dan sisihkan.

2. Olesi permukaan ayam dengan minyak, lalu bakar sampai berwarna kecoklatan.

3. Tusuk-tusuk ayam, kemudia oleskan permukannya dengan bumbu yang sudah ditumis tadi.

4. Kemudian bakar lagi ayam sampai benar-benar matang.

5. Ayam taliwang Lombong siap disajikan.


Resep Soto Banjar

Resep Masakan Indonesia Tradisional

Soto Banjar adalah soto khas suku Banjar, Kalimantan Selatan dengan bahan utama ayam serta memiliki aroma harum rempah-rempahseperti kayu manis, biji pala, dan cengkih.

Ada kalanya pembuatan kuah soto Banjar dapat dicampurkan dengan sedikit susu yang membuat warna kuahnya mejadi tidak bening, tetapi sedikit keruh. Berikut resep masakan Indonesia tradisional soto Banjar.

Bahan-bahan:

– Siapkan beberapa potong ayam kampung,

– 1,5 liter kaldu ayam,

– 250 ml susu cair,

– Minyak goreng secukupnya untuk menumis.

Bumbu halus untuk soto Banjar:

– 5 siung bawang putih,

– 8 butir bawang merah,

– 1 sendok teh lada,

– 3 butir kapulaga yang sudah disangrai,

– 1/2 sendok teh pala bubuk,

– Garam secukupnya.

Bahan bumbu lainnya:

– 3 batang daun bawang,

– 4 buah cengkeh,

– 10 cm kayu manis yang dipotong menjadi 2 bagian,

– 2 datang seledri.

Cara membuat soto Banjar:

1. Cuci ayam dan potong menjadi beberapa bagian.

2. Rebus ayam menggunakan air sebanyak tiga liter dengan api sedang.

3. Sambil menunggu ayam matang, haluskan bumbu terlebih dahulu.

4. Setelah halus, tumis sampai wanginya tercium.

5. Kalau daging ayam sudah matang, angkat dan suwir secukupnya. Kaldu bekas rebusan ayam jangan dibuang karena akan digunakan untuk kuah soto.

6. Rebus kembali kaldu atau air rebusan ayam, lalu masukkan bumbu halus yang sudah ditumis.

7. Masukkan susu cair, daun bawang, kayu manis, dan cengkeh. Tambahkan juga garam secukupnya.

8. Cicipi kuah sotonya, jika dirasa kurang, kamu bisa menambah garam atau penyedap rasa.9. Kuah soto sudah siap, sisihkan.

Persiapan dan penyajian soto Banjar:

1. Iris seledri.

2. Siram 100 gram soun dengan air panas.

3. Rebus telur ayam dan potong menjadi 6 bagian, atau kalau kekecilan potong sesuai selera.

4. Siapkan perkedel secukupnya.

5. Buat sambal soto menggunakan cabe rawit.

6. Beberapa potong ketupat atau nasi putih.

7. Jeruk nipis.

8. Kecap manis.

9. Siapkan mangkok, masukkan soun, ketupat, suwiran ayam, lalu siram dengan kuah secukupnya.

10. Tambahkan perasan jeruk nipis, kecap manis, lalu taburi dengan selederi.

Sumber: https://m.liputan6.com/hot/read/4044097/5-resep-masakan-indonesia-tradisional-cocok-untuk-hidangan-sehari-hari

Danrem Abepura Akui Kehebatan Jiwa Seni Generasi Muda Papua

Sorong, Semarak.News – Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J Binsar Parluhutan Sianipar menilai bahwa para generasi muda Papua memiliki jiwa seni yang patut dibanggakan, karena sejumlah hasil karya mereka layak untuk dipentaskan tingkat nasional bahwa internasional.

“Banyak dari karya mereka yang dapat dikatakan mampu bersaing ditingkat nasional bahkan di dunia Internasional,” katanya saat menghadiri pembukaan Kegiatan Pemeran Seni Rupa dengan tema Ekspresi Noken 2019 yang diselenggarakan oleh Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Tanah Papua bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan RI di Mall Ramayana, Distrik Abepura, Jayapura, Rabu.

Menurut dia, Papua ini memiliki anak-anak muda yang berjiwa seni yang luar biasa, bisa dilihat dengan hasil karyanya yang ditampilkan dalam pameran itu.

“Tinggal nanti bagaimana kita masyarakat dan pemerintah serta melalui dunia pendidikan dapat mengembangkan mereka. Tadi saya melihat hasil karya mereka sudah seperti yang saya lihat di Taman Ismail Marzuki Jakarta,” katanya.

“Bisa dikatakan bahwa di dunia seni di Papua ini memiliki potensi dan memiliki peluang untuk bisa mendunia dari lukisan dan juga tari-tarian yang ditampilkan nilai seninya saya pikir luar biasa tinggi,” sambungnya.

Binsar berharap kedepannya akan semakin banyak generasi muda Papua yang menghasilkan karya seni yang dapat mengharumkan nama Papua tidak hanya tingkat nasional tetapi juga Internasional.

Sementara itu Rektor ISBI, Prof Dr I Wayan Rai, MA mengatakan kegiatan yang dilaksanakan dari 20-26 November 2019 tersebut memamerkan berbagai hasil karya anak muda Papua.

“Disini, para pengunjung dapat melihat bagaimana seniman-seniman generasi muda Papua mengekspresikan bathinnya dan jiwanya kedalam bentuk karya seni yang terinspirasi oleh noken,” katanya.

Menurut dia kegiatan itu penting sekali dalam rangka penyebarluasan noken sesuai dengan UUD nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, dalam rangka melindungi, memanfaatkan, dan mengembangkan kebudayaan Indonesia.

“Kita ingin menyebarkan ini lewat karya-karya baru, karya-karya anak-anak milenial dengan tidak meninggalkan nilai-nilai tradisional sehingga dengan demikian mereka akan tetap mencintai tradisi leluhur mereka dan kita sesuaikan dengan perkembangan zaman”, katanya.

Sumber:https://semarak.news/nasional/sosial-budaya/danrem-abepura-akui-kehebatan-jiwa-seni-generasi-muda-papua/

Pesan Menag ke Penghulu Sumbar: Jangan Korupsi, Jangan Radikal

Padang – Menteri Agama Fachrul Razi menyapa penghulu Kantor Urusan Agama se-Sumatera Barat. Pertemuan digelar dalam rangka Rakor Kepenghuluan di Kanwil Kemenag Sumatera Barat.

Fachrul berpesan bahwa menjadi pegawai negara adalah amanah. Karenanya, harus dilaksanakan dengan baik. Salah satu caranya adalah dengan tidak korupsi.

Kalau kita berprestasi, maka akan bangga semua. Kalau korupsi, kita malu semua. Kita harus bertugas dengan amanah,” ujar Menag di Padang, Sumatera Barat, seperti dikutip dari situs resmi Kemenag, Minggu (8/12/2019).

Pesan kedua yang disampaikan Fachrul terkait radikalisme. Menurutnya, KUA yang jumlahnya sangat banyak merupakan aset luar biasa jika dikelola dengan baik sebagai wahana penguatan moderasi beragama.

Kementerian Agama punya ribuan penyuluh yang tersebar di berbagai kecamatan di Indonesia. Namun, kalau ada penyuluh yang radikal, itu juga berbahaya.

“Jangan sampai ada penyuluh kita yang radikal. Kita harus terus kuatkan moderasi agama,” tutur Fachrul.

“Umat Islam adalah mayoritas. Negara ini bisa maju jika umat Islam menunjukkan tanggung jawab tinggi dalam menyelaraskan wawasan kebangsaan dan keagamaan. Peradaban Islam adalah peradaban yang rahmatan lilalamin,” sambungnya. (dkp/dkp)

Sumber: https://m.detik.com/news/berita/d-4814110/pesan-menag-ke-penghulu-sumbar-jangan-korupsi-jangan-radikal?single=1

Lestarikan Budaya, Seniman Iran Hingga Amerika Tampil di Purworejo

Purworejo – Purworejo menggelar Sawunggalih Art Festival 2019. Seniman dari Iran sampai Amerika pun unjuk gigi.

Guna melestaraikan budaya, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah gelar Sawunggalih Art Festival 2019. Event yang sekaligus menjadi atraksi wisata itu tak hanya diisi seniman Purworejo dan sekitarnya saja, namun seniman dari Jerman, Iran hingga Amerika Serikat juga ikut meramaikan acara.

Sawunggalih Art Festival (Safest) 2019 digelar di Stasiun Kereta Api Purworejo lama pada Sabtu (2/11/2019) sejak sore hingga larut malam. Para seniman yang tampil tak hanya berasal dari Purworejo, Jakarta, Bandung dan kota-kota lainnya, namun juga dari luar negeri seperti Jerman, Iran hingga Amerika Serikat.

“Yang ngisi bukan cuma seniman dari Purworejo dan kota lain namun juga dari Jerman, Iran dan Amerika Serikat,” kata ketua panitia penyelenggara, Nungki Nur Cahyani ketika ditemui detikcom di sela-sela acara.

Lestarikan Budaya, Seniman Iran Hingga Amerika Tampil di Purworejo


mungki menambahkan, Safest 2019 sengaja digelar untuk melestarikan budaya yang ada di Indonesia sekaligus sebagai ajang silaturahmi untuk mempersatukan masyarakat tanpa sekat. Tak hanya memamerkan pertunjukan, Safest juga didahului dengan workshop untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Tujuannya untuk melestarikan budaya Indonesia sekaligus ajang silaturahmi seni, karena kesenian jadi sarana untuk mempersatukan berbagai kelas sehingga bisa duduk sejajar tanpa perbedaan ras, suku dan lain-lain. Tadi juga ada workshop, jadi tidak hanya pertunjukan dan menghibur tapi bisa memberikan edukasi kepada masyarakat,” lanjutnya

Adapun gelaran seni dengan nama Sawunggalih Art Festival 2019 ini sendiri memiliki kaitan dengan sejarah yang ada di Purworejo. Menurut cerita, Sawunggalih adalah seorang tumenggung handal, cerdas dan sakti dari Keraton Mangkunegaran Surakarta pada zaman dahulu. Tumenggung yang memiliki banyak kelebihan itu berasal dari daerah Kutoarjo, Purworejo.

Selain Sawunggalih, pemilihan tempat acara di sebuah stasiun yang dibangun pada awal tahun 1800 an oleh Belanda itu juga memiliki maksud agar masyarakat juga mengingat sejarah di masa silam. Berbagai pertunjukan musik, lagu hingga tarian pun tersaji dengan apik.

Lestarikan Budaya, Seniman Iran Hingga Amerika Tampil di Purworejo

Tema ‘Heaven and Earth’ yang diambil juga mencoba memberi pemahaman kepada masyarakat untuk lebih bisa mencintai tanah leluhur, lebih membumi dalam bersikap dan berfikir karena bumi leluhur adalah surga yang patut dijaga.

“Purworejo ini adalah kotanya para petinggi hebat dan para jenderal bahkan jenderal perang pada zaman dahulu. Harapannya masyarakat bisa lebih tergugah lagi mencintai aset budaya dan bangga dengan kotanya sendiri, bisa lebih mencintai tanah leluhur karena tanah kita merupakan surga,” imbuhnya.

Lestarikan Budaya, Seniman Iran Hingga Amerika Tampil di Purworejo

ara seniman bertalenta pun silih berganti menyajikan penampilan terbaik mereka. Memadukan latar panggung yang sempurna dalam balutan bangunan heritage masa silam, totalitas eksplorasi seni yang disajikan mengundang riuh tepuk tangan masyarakat yang hadir.

Salah satu seniman asal Amerika Serikat, Danny Martin merasa senang bisa ikut meramaikan festival. Setelah latihan selama sekitar sebulan, Ia pun tampil apik dengan membawakan musik tradisional asal Bali yang dipadukan dengan musik kontemporer.

“Saya suka musik elektronik dan musik tradisional, makanya saya tampil dengan musik gamelan dari Bali yang saya tampilkan secara remiks, ini saya ekaplorasi,” ucap Martin

https://travel.detik.com/travel-news/d-4770493/lestarikan-budaya-seniman-iran-hingga-amerika-tampil-di-purworejo?_ga=2.13690551.140594133.1574646201-1905048196.1569420986